Thermo Gun, Benarkah Merusak Jaringan Otak?

Radiasi Thermo Gun
Ilustrasi penggunaan Thermo Gun. Benarkah radiasinya bisa merusak jaringan otak? (Foto: Antara/Nova Wahyudi)

Terkini.id, Banjarmasin – Benarkah radiasi dari Thermo Gun yang biasa digunakan bisa merusak sistem jaringan otak kita?

Thermo gun atau termometer tembak adalah salah satu alat yang sangat populer saat ini dimasa pandemi Covid-19.

Alat ini menjadi barang wajib yang harus disiapkan disetiap pintu-pintu masuk ruang publik seperti bandara, pelabuhan, rumah sakit, mall, perkantoran dan lain-lain.

Gunanya untuk mengecek suhu tubuh para pengunjung, sebagai bentuk pencegahan dini penyebaran virus Corona. Karena salah satu tanda seseorang terjangkit virus Corona adalah demam.

Penggunaan alat ini pun sangat mudah, cukup ditembakkan atau diarahkan ke bagian dahi.

Pada dasarnya semua benda bisa memancarkan infra red atau infra merah. Semakin panas suhu sebuah objek, maka molekulnya semakin aktif dan semakin banyak memancarkan infra merah. Jadi Thermo Gun memancarkan infra merah untuk mengumpulkan energi yang dipancarkan atau dipantulkan dari objek tersebut.

Belakangan muncul kabar bahwa penggunaan Thermo Gun yang ditembakkan ke dahi ini, bisa merusak sistem jaringan otak kita.

Benarkah demikian?

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Zona Hijau 6 Kelurahan di Banjarmasin

Hamil 1 Jam dan Langsung Melahirkan, Ajaib.

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar