Program Wifi Gratis di Banjarmasin, Solusi Untuk Borosnya Siswa Dalam Penggunaan Kuota Internet

Wifi Gratis Banjarmasin
Walikota Banjarmasin, usai rapat pembahasan pemasangan jaringan WiFi di titik kelurahan dan kampung di Kota Banjarmasin. (Foto: Instagram/ibnusina.official)

Terkini.id, Banjarmasin – Langkah sejumlah daerah termasuk Banjarmasin untuk menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara online dimasa new normal ini masih terus berlanjut. Belajar tatap muka ditiadakan untuk sementara waktu.

Meskipun belajar tatap muka ditiadakan, diharapkan tidak mematahkan semangat para siswa-siswi untuk terus belajar.

Namun, pembelajaran secara online ini tidak berjalan mulus begitu saja.

Banyak hambatan, kendala dan bahkan keluhan yang datang dari orangtua siswa. Setidaknya ada sekitar 213 aduan yang diterima Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terkait belajar jarak jauh yang harus dijalani.

Ada orantua yang tidak siap dengan sistem pembelajaran jarak jauh seperti ini. Mulai dari beban tugas yang terlalu berat, tidak adanya fasilitas seperti laptop atau komputer dan borosnya penggunaan kuota internet.

“KPAI sudah menerima pengaduan terkait PJJ sebanyak 213 kasus, dimana pengaduan didominasi siswa sendiri terkait penugasan guru yang dinilai berat dan menguras energi serta kuota internet.” ujar Retno Listyarti, komisioner KPAI.

Menanggapi juga keluhan sejumlah orangtua siswa terkait borosnya kuota atau susahnya akses internet di Banjarmasin, maka pemerintah kota membuat program Wifi Gratis.

Ini menjadi kabar gembira buat orangtua siswa di Banjarmasin. Tak lama lagi seluruh penjuru Banjarmasin akan dipasang pemancar Wifi. Menurut Walikota Banjarmasin, H. Ibnu Sina bahwa program pemasangan pemancar ini tidak saja ada di kelurahan, tapi sampai ke RT dan RW yang terdapat sekolah disitu.

Program ini merupakan tindak lanjut dari keluhan orangtua terkait penggunaan kuota internet skala rumah tangga yang akhir-akhir ini melonjak tajam.

“Ini salah satu solusi yang ditawarkan pemerintah kota dalam rangka menindaklanjuti keluhan para orangtua terkait kuota habis, makanya ditawarkanlah program ini, dan diawali dengan dana CSR.” ujar Walikota Banjarmasi H. Ibnu Sina, usai rapat pembahasan pemasangan jaringan WiFi di titik kelurahan dan kampung di Kota Banjarmasin pada Kamis, 30 Juli 2020.

Nantinya untuk tahap awal, akan dipasang 5 sampai 8 titik pemancar Wifi di kawasan padat penduduk, yaitu Kelayan A, Kelayan B, Sungai Andai, Teluk Dalam dan Kampung Melayu.

“Ini uji coba saja dlu. Apakah kuat dan memungkinkan untuk jaringan dan bandwithnya.” tambah Ibnu Sina.

Jika tahap awal ini berhasil, maka akan segera direncakan selanjutnya untuk pemasangan secara menyeluruh.

Butuh kajian yang komprehensif mengenai hal ini kata Ibnu Sina, mengingat program ini terkait juga dengan penggunaan dan alokasi anggaran.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Penembakan di Luar Gedung Putih, Trump Langsung Diamankan Pasukan Secret Service

Walikota Banjarbaru Meninggal Dunia Karena Terinfeksi Covid-19, Masih Mau Cuek?

Bantuan Rp 600 Ribu Bagi Karyawan Dengan Gaji di Bawah 5 Juta, Cek Syaratnya

Ratusan Kilogram Narkoba Digagalkan, Walikota : Apa Jadinya Kalau Sampai Berhasil Beredar di Banjarmasin

Denny Indrayana Bakal Menantang Petahana Paman Birin di Pilgub Kalimantan Selatan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar